Selesai
Terkena satu peluru, saya masih bisa bertahan berdiri. Dua peluru cukup membuat saya limbung, saya masih bertahan dengan sisa yang masih saya bisa. Tapi peluru yang ketiga tepat bersarang di jantung, membuat saya tersungkur jatuh. Diam gak bergerak, mati gak bernyawa.
Tapi sebelum itu, jari jemari masih sedikit bergerak kecil. Muka pucat pasi, tapi mulut sedikit bergumam dengan sisa yang masih bisa. Dan terdengar lirih kata “Yaa Rab….peluk hamba…”
Kali ini benar-benar selesai. Gak berharap datang uluran tangan bak pahlawan. Dia tersungkur jatuh sendiri, ditinggal sendiri. Dan disana, di tempat lain.…mungkin ada yang bergumam lirih sambil tersenyum, “Saya pemenangnya!”
Selamat hari ahad jelang senin.
- – - -
Yaa Rab…peluk hamba! Saya yakin Engkau gak akan pernah ingkar janji….
- 20 Februari 2010, 21.42 WIB -

pertamax…,
ayo bangkit2! tadi aku udah nusuk morfin kok, ayo coba bangkit, bisa-bisa-bisa!
*keseringan liat adegan perang2an*
Irfaaaannnn..!!
ayoo ban9kittt,aku ulurkan tan9an untuk menolon9 dirimu yah?
percayalah ALLAH Maha baik,DIA pasti akan memelukmu erat,dAn janjiNYA takkan pernah melesat..
cemaaaaaaaaan9aaaaaD!!
waduh
kembali ke Allah dengan tenang
semangaatt!! bangkit dan berjuang!
kuatkan tekad!!
chayöo!!
belum selesei ju9a fan?
hehe..
gila–keren banget bahasanya!!!
sipp..dengan penuh kemantapan sob semangattt…
selamat berakhir pekan
-salam hangat-