Skip to content

Ternyata Pemilu Udah Deket

March 27, 2009

Kemaren sore sebelum ashar, saya dapet sms. Say abaca, dari KPU! Wuidih…tumben-tumbenan KPU sms!hhhee…. Isi smsnya gini :

Tandai pilihanmu dengan centang (√) satu kali di kolom parpol/nomor urut calon/nama calon untuk memilih anggota DPR & DPRD serta di kolom foto untuk anggota DPD

Hari yang sama beda beberapa menit, tepatnya abis ashar, disamping rumah saya, rumahnya bibi ada acara sosialisasi caleg. Kenapa rumah bibi saya? Menantu bibi saya diajukan partainya buat jadi caleg DPRD kabupaten. Saya sebut acara itu sosialisasi karena memang mau disebut kampanye juga ga pas. Yang saya tau kampanye itu ada bendera parpolnya, janji itu dan ini, berkoar-koar supaya milih namanya, ato mungkin ada selingan dangdutan. Sore itu, dirumah bibi saya yang ada hanya acara sosialisasi. Dibuka dengan pembukaan, ceramah sedikit, sosialisasi dari caleg, komentar dari yang warga, dan terakhir sosialisasi cara mencontreng.

Sosialisasi cara mencontreng? Kesan pertama saya : Edan, surat suaranya gede banget! Lebih gede dari Koran Pikiran Rakyat dan kawan-kawannya! Kayanya bagus neh buat dijadiin poster di kamar!💡 hhee… Yep, surat suaranya gede ampun! Mana nanti si pemilih dikasih 4 surat suara, buat DPR RI, DPRD propinsi, DPRD kabupaten, dan DPD. Belum lagi cara mencontreng yang sah, mencontreng yang ga sah. Boleh di nomer urutnya lah, boleh di namanya lah, ga boleh contreng dua nama lah (ya iyalah!). Haggghhh….pokoknya ribet banget!

Lanjut ke sosialisasi si caleg kemaren sore. Siapa seh menantu bibi saya?? Partai apa seh yang mengajukan dia buat jadi caleg DPRD. Saudara saya yang dapet amanah itu namanya Agus Mahrus, suami dari sepupu saya. Partai yang ngasih amanah itu adalah Partai Keadilan Sejahtera. Dia dapet no urut 2 di surat suara.

Setelah sosialisasi ini apakah saya akan milih dia di pemilu 9 April nanti?? Jawaban saya bisa iya bisa juga ga. Kenapa iya?? Selama kenal dan bergaul dengan beliau, insya Allah beliau bisa ngejaga dan ngejalanini amanah itu. Kenapa bisa juga ga?? Sampe detik ini saya nulis blog tentang pemilu, saya belum didata buat jadi pemilih di pemilu 9 April nanti!Haghh….kampret. Kemana seh petugasnya!

Orang rumah juga belum didata, samping rumah juga belum, belakang rumah saya juga belum didata! Kalo gini mau milihnya gimana???? Setau saya rumah yang udah didata, biasanya ada kertas data pemilih yang ditempel di tembok rumah. Tembok rumah saya ternyata masih bersih!

Soal milih dalam pemilu, saya belum pernah sama sekali yang namanya milih ato nyoblos! Saya adalah pemilih pemula!hhee…. Itu juga kalo pemilih tahun ini terdaftar jadi pemilih. Waktu pemilihan presiden tahun 2004, saya ga terdaftar jadi pemilih tetap. Waktu pemilihan bupati, saya ga pulang, saya masih di Jogja. Waktu pemilihan gubernur, saya juga ga pulang, masih di Jogja. Kalo pemilu tahun ini ga milih lagi, apa kata Indonesia!! Tahun ini saya pengen milih, ga mau golput. Saya pengen negara dan bangsa ini punya masa depan. Caranya dengan ngasih pilihan kita di pemilu nanti.

Saya yakin masih banyak calon pemimpin-pemimpin di negeri ini yang bisa diandalkan dan bisa bawa bangsa ini menuju dan meraih mimpinya, menjadi negara yang dihormati negara lain, dihormati dan dicintai oleh warganya sendiri. Dan para pemilih lah yang menentukan nasib bangsa ini… Dan pemilu bukanlah hal yang maen-maen!

Selamat hari jumat. Selamat bersosialisasi dan berkampanye buat para caleg, jangan cuma tebar pesona dan ngumbar janji. 13 hari menuju Pemilu Legislatif. Kita tunggu hasil dan janji para caleg yang sudah terpilih…(sekedar janji palsu ato bener-bener membuktikan janji..)

2 Comments leave one →
  1. March 28, 2009 2:49 am

    assalamu alaikum wr. wb.

    Saudaraku tersayang…
    Permisi, saya mau numpang posting (^_^)

    http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/06/03/menggugat-demokrasi-daftar-isi/
    http://hizbut-tahrir.or.id/2009/03/24/hukum-pemilu-legislatif-dan-presiden/

    semoga link di atas bisa menjadi salah satu rujukan…

    Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.
    Mohon maaf kalau ada perkataan yang kurang berkenan. (-_-)

    wassalamu alaikum wr. wb.

    • March 28, 2009 1:39 pm

      terima kasih linknya mas…. 😀 Tapi jujur masih bingung!hhee…

      pencalonan legislatif pada dasarnya dibolehkan sepanjang memenuhi syarat-syarat yang syar’i. So…apakah dengan sistem pemilu yang sekarang, jadi hukum mubahnya berubah??? Gimana kalo saya milihnya orang yang emang bener-bener jujur, tanggung jawab, Islam. Pokonya sesuai kriteria lah. Apa jadi ga boleh milih juga?? Jujur saya pengen milih calon legislatif yang kaya gitu!🙂

      Poin yang saya ambil dari link diatas : “semuanya kembali pada umat Islam itu sendiri…”
      terima kasih…. maaf juga klo kurang berkenan dan sedikit berbeda pandangan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: