Skip to content

Hijau

May 6, 2009

Kemaren saya dapet tugas ngawas ujian sekolah. Masuk kelas, bagikan lembar jawaban, lembar soal, terus tanda tangan peserta ujian. Setelah itu, nganggur. Saya cuma bisa duduk, ngeliat mereka yang lagi konsen ujian. Males duduk-duduk terus, saya berdiri di dekat jendela, ngeliat ke luar. HIJAU!

Sekolah tempat saya ngawas emang MEWAH, alias mepet ka sawah (deket ma sawah). Entah berapa hektar sawah yang ada di samping sekolah, yang jelas HIJAU! Liat petani yang mulai kerja, liat sawah hijau yang bikin adem mata, dan liat Gunung Tampomas yang gagah berdiri walaupun tampak kecil dari sudut saya liat. Daripada bengong, langsung saya jepret pake HP SE K510i yang lagi saya pegang. Dan sambil mimpi, ngelamun sambil mikir “Kapan saya bisa naek ke Gunung Tampomas!?”

Sawah Deket Sekolah

Sawah Deket Sekolah

Sawah. Ini hal yang bikin saya gak marah. Dari rumah ke sekolah, jalan yang harus saya tempuh cukup rusak. Cukup bikin motor Honda grand keluaran tahun 2000 saya berontak, rame suaranya karena batuan dan jalan yang bolong bikin motor saya kaya gini. Dan ini cukup bikin saya sedikit mangkel dan mengeluh lagi. Tapi semuanya terobati kalau saya liat di samping kiri kanan, sawah hijau! Dan saya gak bisa komen apa-apa lagi kalau udah liat ini. HIJAU!

Mungkin HIJAU kaya gini yang bikin saya masih masih betah tinggal di desa dan belum berminat buat tinggal lama-lama di kota. Gak perlu cuci mata yang aneh-aneh yang bisa bikin adem mata, cukup liat sawah yang terhampar luas, lengkap dengan gubuk-gubuk khasnya, lengkap dengan petani-petaninya. Pemandangan kaya gini yang mungkin belum ada di kota.

HIJAU. Saya jadi inget dulu saya sering dari Jogja ke Bandung naek kereta Lodaya Pagi. Dan kata ini meluncur lepas kalau saya dan kereta udah nyampe daerah Garut. Saya ada di atas!! Yep, kalau yang pernah naek kereta dari daerah Jawa (Jawa Timur dan Tengah) menuju Bandung, dan udah nyampe daerah Garut, pasti seolah-olah kita ada di atas rumah-rumah. Kereta berjalan pelan, rumah-rumah lengkap dengan sawah dan teraseringnya ada di bawah kereta. HIJAU, subhanallah….kereen! Saya jadi kangen naek kereta lewat jalur selatan! Sayangnya saya gak mendokumentasikan kalau saya udah nyampe Garut, saking terpesonanya. Yang ada malah duduk-duduk di depan pintu gerbong! Halah…

HIJAU. Saya jadi inget kalau saya pergi ke Bandung dari rumah naek motor. 2 jam setengah perjalanan ke Bandung gak terasa kalau udah ngeliat hijaunya kebun teh. Masuk ke daerah Ciater sampe Tangkuban Perahu, pemandangan hijau makin wah, keren pokonya. Ditambah udara yang seger, ahh… Lewat Tangkuban Perahu, sambil meluncur karena jalanan emang turun, ngeliat pohon pinus di samping jalanan, udara makin dingin. Ciptaan Allah emang gak ada duanya!

Kebun Teh Jepretan Zubey

Foto hasil "jepretan" Zubey (temen kost Jogja) waktu foto-foto di kebun teh sebelum berangkat ke Tangkuban Perahu.

Apakah hijau ini lambat laun akan hilang? Sawah akan jadi perumahan. Hutan akan semakin berkurang bahkan hilang akibat ulah penebangan liar. Sungai akan semakin tercemar. Ikan di laut akan semakin enggan hidup karena laut udah gak nyaman buat hidup mereka. Dan udara akan semakin di penuhi dengan asap kendaraan bermotor, polusi. Kondisi bumi udah jadi gak seimbang lagi. Dan ujung-ujungnya mereka berontak, datanglah bencana…

“Telah tampak kerusakan di muka bumi akibat ulah tangah-tangan manusia…”

Semoga HIJAU ini tetep ada dan bumi semakin sehat di usianya yang udah semakin tua. GO GREEN… Mari bersahabat dengan alam.

Selamat hari rabu menjelang kamis. Selamat menikmati hidup di bumi yang indah ini…

21 Comments leave one →
  1. masnoe® permalink
    May 6, 2009 4:52 pm

    woww saya jadi kangen pengin pulang kampung kalau melihat suasan alam yang kaya gambar diatas hijaunya daun yang bersih . . . .

  2. May 6, 2009 9:06 pm

    Sudah lama ga lihat sawah yawh..

    Apalagi ikut Pa’e garap nang sawah, wah sudah lama banget…

  3. deeedeee permalink
    May 7, 2009 12:04 am

    sawahnya bikin mata seger… malah pernah da yg bilang melihat sesuatu yg hijau bagus buat mata, apalagi yg matanya rabun kayak saya…

    moga yg ijo2 kayak gini ga kena tebang sana sini ya😀

  4. Harsa permalink
    May 7, 2009 2:50 am

    wwwii… hijau2… adem dan segar… kebayang deh “harum” udaranya. Mari hijaukan dunia, dimulai dari negri kita ini. *kampanye mode*

  5. May 7, 2009 7:09 am

    lho bukannya ngawas ujian nggak boleh bawa hape?🙂

    iya tuh pemandangan hijau bikin segerrrr…mari tanam pohon!

    • May 7, 2009 1:02 pm

      mencuri kesempatan komandan!:mrgreen:

  6. May 7, 2009 8:13 am

    indahnya…
    di Jakarta ngga ada pemandangan kek gini. Ngga bisa ngomong “sejauh mata memandang”, soalnya mandang ke kanan mentok, ke kiri mentok, depan belakang mentok, kepentok bangunan😦

  7. May 7, 2009 9:46 am

    aaahhh jadi kan9en sama kampun9nya paman..
    sama sawah disanah..😦
    da lama nda menemui ituh😦

  8. May 7, 2009 11:15 am

    waaaah… sulit liat sawah skr.
    beruntung bgt pak Irfan..
    thank u udh di share lagi disini🙂

  9. May 7, 2009 12:17 pm

    jadi nostalgila malang-jakarta naek kreta…

    yah, yang keliatan bukan cuma sawah sih…
    gubukgubuk reot di sepanjang rel juga tertangkap mata…

    owh well, semoga kita jadi bagian orangorang yang bisa menjaga dan menghijaukan bumi dan bukan malah ikut merusak dan menambah kehancuran..

    amiin…

  10. May 7, 2009 1:52 pm

    wohow.. green green:mrgreen:
    pasti dingin ya di sana.. enak kayaknya..

  11. May 7, 2009 2:35 pm

    wah..kmrn abis dari kebun teh
    rasanya damai…

  12. May 7, 2009 4:01 pm

    hijau.. that is my favorite colour….
    Hijau adalah kesejukan.. liat gambarnya aja uda adem bngt hehe…..
    benarkan surga juga dominasi berwarna hijau????? hmmm seperti apa ya???

  13. May 8, 2009 4:33 am

    wah… ternyata masii ada iank hijau di Indonesia . saluuuud !

  14. May 8, 2009 7:02 am

    salam kenal ajah bos…

    mw tinggalin jejak disini
    kunjungi blog w yah

  15. May 8, 2009 11:55 am

    Mantaf dah pemandangannya…

  16. May 8, 2009 3:36 pm

    anu, mas…
    saya malah jadi kefikiran…
    jangan-jangan, pas mas irfan sedang menikmati hamparan hijau sawah, murid bimbingannya malah pada nyontek?:mrgreen:

    btw, saya suka fotonya… they’re evergreen…

    • May 10, 2009 11:37 am

      satu kelas ada dua orang yang ngawas ujian mas.
      jadi waktu saya “mencuri kesempatan”, temen saya yang ngawas!:mrgreen:

      so, keadaan kelas dan peserta ujian aman terkendali!😀

  17. May 8, 2009 6:41 pm

    HIJAU – saya jadi inget hasil test saya yang hasilnya kalo saya adalah seorang yang hijau:mrgreen:

  18. May 9, 2009 3:12 am

    mampir lagi..
    apa kabar bro..

  19. May 10, 2009 1:04 pm

    HIJAU
    saya jadi inget hijau daun
    bukan nama band
    tapi saya sering disuruh memandang dedaunan segar di pagi hari oleh ayah
    katanya agar mata ini selalu sehat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: