Skip to content

“Tak Gendong” jadi “Digendong”

August 4, 2009
Untuk Mengenang Mbah Surip

Untuk Mengenang Mbah Surip

Untuk mengenang Mbah Surip…

Saya yakin hari ini dan beberapa hari kedepan, akan banyak postingan tentang Mbah Surip di dunia blog. Begitu juga dengan media gossip di teve pun akan fokus ke berita Mbah Surip. Hari ini, Selasa, Pukul 10.30 WIB seniman nyetrik bernama Urip Ariyanto alias Mbah Surip meninggal dunia. Dan postingan sederhana ini untuk beliau, Mbah Surip.

Pertama kali tau kabar Mbah Surip meninggal baru jam12 an siang. Iseng buka fesbuk di sekolah, dan baca wall temen-temen di home fesbuk saya. Dan kematian Mbah Surip paling banyak ditulis di sana. Awalnya gak percaya dengan apa yang saya baca, tapi saya langsung ngecek di detik.com, dan ternyata berita meninggalnya Mbah Surip adalah benar adanya.

* Kaget. Gak percaya. Terlalu cepat dan berasa sebentar.

Kematian Mbah Surip sedikit memberikan kesan, bukan hanya saya. Mungkin semua orang dari anak kecil sampai yang dewasa akan mendapatkan kesan itu. Berasa sebentar mengenal Mbah Surip dan lagunya. Berasa sebentar beliau nongol di acara teve dan talkshow akhir-akhir ini. Sekarang dengan meninggalnya Mbah Surip, kesan baik itu pasti akan bertambah.

Saya dan mungkin yang lainnya gak sadar sebenernya apa yang Mbah Surip rasakan dibelakang penampilannya yang selalu kocak, ceria, dan menghibur. Apakah beliau lagi sedih, susah, sakit, atau hal lainnya yang bertolak belakang dengan penampilannya di teve. Saya dan mungkin orang lain pun gak tau. Cuma satu hal yang tau : Mbah Surip yang selalu kocak dan ceria! That’s all.

Lagu Tak Gendong membuat Mbah Surip tenar seperti sekarang. Padahal sebelum lagu ini ada, udah ada lagu Bangun TIdur yang gak kalah kocaknya. Tapi rupanya masa tenar Mbah Surip ada di lagu Tak Gendong. Hampir tiap hari Mbah Surip nongol di acara teve dengan gaya khasnya dan lagu Tak Gendongnya. Dan hasil ketenaran itu rupanya gak dirasakan lama oleh Mbah Surip, hanya sebentar dan mungkin sangat sebentar.

Setelah mendengar berita meninggalnya beliau, lagu Tak Gendong ini bikin saya sedikit merinding dan bergidik. Tak Gendong menjadi Digendong. Ya…Mbah Surip sekarang harus “Digendong” dengan keranda ataupun peti mati ke tempat peristirahatannya yang terakhir, awal dari kehidupan selanjutnya. Tak gendong kemana-mana sekarang menjadi Digendong ke satu tujuan, liang lahat dengan ukuran yang gak seberapa. Gak kemana-mana, gak akan kesasar kemana-mana.

Lagu Bangun Tidur pun demikian. Pernah mendengar kalo Mbah Surip kecil pernah mengalami mati suri. Sekarang, hari ini, Mbah Surip gak akan bangun tidur, tidur lagi, bangun lagi, tidur lagi. Hari ini, beliau akan terpejam selamanya, gak akan bangun lagi dan tidur lagi.

Kecerian ini mungkin hanya sebentar, tapi itu udah lebih dari cukup. Mbah Surip udah bikin banyak orang sedikit menghilangkan stress, tersenyum dan kemudian tertawa dengan gaya dan lagu-lagu Mbah Surip. Kesan baik dan ceria pasti ada di orang-orang yang kagum dan sayang dengan Mbah Surip. I Love u Full…!!

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun….Selamat jalan Mbah Surip, semoga amal ibadah dan segala kebaikannya diterima di sisi-Nya dan ditempatkan di tempat yang terbaik, tempat yang paling indah, surga-Nya.

Selamat hari selasa. Kematian itu gaib tapi pasti. Gak tau kapan datangnya tapi pasti akan menemui kita. Tergantung dari kita, mau mati dengan mati yang indah (khusnul khatimah) atau mati dengan sejelek-jeleknya mati (suul khatimah)?

– – – –

Dan saya pun berdoa : “Ya Allah jadikanlah usiaku yang terbaik adalah penghujungnya, dan hari-hariku yang terbaik adalah di mana hari-hari saya bertemu dengan-Mu”

13 Comments leave one →
  1. guskar permalink
    August 5, 2009 12:44 am

    klo lihat berita kematian sampai prosesi penguburan mbah Surip semalam, mmg harus diakui di masa hidupnya mbah Surip peduli dan memberikan teladan bagi sesama

    selamat jalan mbah, gendonglah amal baikmu untuk bekal pulang ke rumah sejatimu…

  2. August 5, 2009 4:29 am

    Ah.. kematian datang seperti pencuri di waktu malam…

    tidak terduga…

    Selamat jalan mbah…

  3. Moustachez Darksteinus permalink
    August 5, 2009 8:07 am

    Innalilahi wa innalilahi rajiuun!
    Mbah… Slamat tinggal… semoga kebaikan mbah berada di sisi Tuhan YME :,(

  4. August 5, 2009 2:42 pm

    Kematian memang bisa datang kapan saja
    Kita harus bersiap2 menghadapinya
    Perbanyak amal ibadah😀

    Salam kenal

  5. August 5, 2009 11:14 pm

    Menunduk dan merenung, sambil merasa kehilangan mari kita baca Al-fatihah

  6. August 7, 2009 1:47 am

    Innalillahi wa inna ilaihi rajiun…
    waktu pertama kudenger berita kematiannya tadinya ga percaya,
    apalagi aku dengernya di twitter, tapi pas udah sampe di berita tipi,
    aku langsung terenyuh. Baru kemarin aku sama temen2 ngomongin Mbah Surip, besokannya dia berpulang..

  7. August 7, 2009 12:26 pm

    dan utk hari ini turut berduka kepada WS Rendra. oia tau gak, mau crita nih, umm, kemarin kan ada kabar klo mbah surip dikubur di bengkel teater rendra ya. awalnya aku gak ngeh dgn berita itu, aku malah berpikir klo rendra ikutan sakit atau sekarat atau meninggal gituh. dan ternyata sekarang beliau benar2 pergi.. ya Allah, ternyata feeling-ku benar2 terjadi… hikzzz

  8. August 7, 2009 2:06 pm

    saya… mau aminin doa irpan aja…

    amiin…

  9. August 8, 2009 10:51 am

    irfaann,, dila udah ke kota tua tauuu… heheh norak mode nih. katanya waktu itu mau liat report trip-nya kan? plz see on http://dhila13.wordpress.com/2009/08/08/kota-tua-kayak-gini-lho/ hoho…

  10. KangBoed permalink
    August 9, 2009 2:55 am

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat terchayank
    I Love U Fuuuuullllllllll

  11. August 10, 2009 4:51 am

    semo9a amal ibadanya diterima olehNYA,amien……
    trimakasih telah memberi warna pada music indonesia

  12. August 10, 2009 1:44 pm

    rejeki, pertemuan, maut sudah ada yang atur….yg penting I LOVE U PHULL…salam kenal dari saya

  13. August 13, 2009 6:13 pm

    fan, kemana ja? sibuk ngajar ya.. good luck deh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: