Skip to content

#25

September 15, 2009

Ditengah gempuran acara reality show Ramadhan dan acara musik di teve, beberapa malam kemarin gak sengaja saya “nyasar” ke channel TPI yang memang saya anggap sebelah mata kalau dibandingkan dengan channel teve yang lain. Dan malam itu TPI bikin saya jadi pengen nulis ini.

Acara Bengkel Hati Ramadhan lah yang bikin saya “nyasar” ke channel TPI. Beberapa penanya sedang bertanya ke ustads soal keluhan-keluhannya. Dan yang bikin saya terkesan, keluhan itu berupa keluhan sakit dari si penanya dan jawaban yang baru saya dengar dari pak ustadznya.

Setelah si penanya berkeluh kesah soal penyakitnya, sang ustadz bisa tau apa penyebabnya. Tapi bukan penyebab klinis, tapi penyebab “lain”. Perilaku dan perbuatan si penanya sebelum penyakit hadir. Buat saya, gak nyangka aja ko jawabannya gini. Terkesan ceritanya.

Ada yang mengeluhkan lututnya sakit, apalagi kalau berdiri setelah duduk. Sang ustadz menjawab “sebelum sakit itu datang, masnya punya keinginan kuat waktu di rumah yang bikin orang tua dan saudara-saudara sekitarnya merasa tersakiti”. Penanya yang lain mengeluhkan tentang penyakit strokenya. Sang ustadz menjawab “sebelum sakit itu datang, ibu sering kesel sama anak atau suami. Tapi kesel dan marah itu disimpan dalam hati aja, gak dikeluarkan”. Penanya yang lain mengeluhkan sakit hidung yang seperti sinus. Sang ustadz menjawab “sebelum sakit itu datang, ibu ini sering mengamalkan apa yang gak sesuai dengan tuntunan Al-Quran dan Sunnah Rasul”.

Dan jawaban sang ustadz pun dibenarkan oleh si penanya. Terkesan [lagi]🙂

Saya gak tau latar belakang ustadz itu apa, dokter kah? Praktisi kesehatan kah, atau apa? Saya gak tau. Saya merasa takjub dan terkesan aja dengan cara ustadz menjawab, kemudian si penanya dido’akan. Diminta memohon ampun kepada Allah SWT. ikhlas lillahi ta’ala. Dan setelahnya si penanya mengaku berasa enakan soal penyakitnya.

***

Saya percaya dan sangat percaya kalau manusia sedang terkena sakit, entah apa itu bentuknya, saya yakin kalau itu adalah hasil dari apa yang manusia perbuat. Allah mengajak kita berpikir atas sakit yang sedang diderita. Teman saya bilang “sakit itu ibaratnya cara untuk mengurangi dosa yang udah kita perbuat”. Saya setuju dengan teman saya ini. Saya percaya Allah sedang memperingati kita, tergantung kita sebagai manusia mau berpikir atau tidak.

Berpikir sebelum sakit apa yang udah kita perbuat. Entah terhadap kerabat kita, saudara, orang tua, tetangga, orang lain, diri kita sendiri, dan tentunya terhadap Sang Pemilik Jiwa Raga, Sang Pemilik nikmat sehat, Allah SWT. Dan ini sedikit menjawab keterkesanan saya atas apa yang saya dengar dan liat di acara ceramah Bengkel Hati Ramadhan di TPI.

Selamat hari selasa. Ya Rab, kalau memang sakit ini adalah cara-Mu untuk memperingati dosa yang sudah diperbuat, maka ampunilah. Sungguh Engkaulah Pemilik Iradah, berkehendak atas segalanya.

– – – –

Percaya kalau sakit ada hubungannya dengan “ulah” kita sendiri terhadap orang sekitar dan Dia? Kalau percaya anggaplah sakit itu sebagai cara kecil penebus dosa-dosa kita yang makin hari mungkin makin menumpuk.

8 Comments leave one →
  1. September 15, 2009 5:51 am

    kalau sakit, yang penting ikhlas saja lah, pan.
    biar bisa jadi kesempatan kita untuk menebus dosa2.
    biar nanti di akhirat bisa berkurang siksa neraka… wallahu ‘alam…

    • September 19, 2009 6:46 am

      cara kecil penebus dosa. yang penting ikhlas kan ya yo…

  2. September 16, 2009 3:48 pm

    Apa yg ditabur itu yg dituai, bukan begitu pak guru?

    • September 19, 2009 6:42 am

      betul mba ek!🙂
      *tapi kadang kita gak nyadar….

  3. September 17, 2009 1:42 am

    H.danu ya fan..??
    aku belum sempet nonton,tp sahabatQ da kasih tau..
    iya smua berpulan9 pada ahlaq,disetu pen9obatannya intina perbaiki ahlaq,aku jd berfikir setelahnya,untuk terus memperbaiki ahlaq..
    dia dosen fan,lulusan UII yo9ya..

    smua pen9obatannya berdasarkan alquran,klu dipikir bener ju9a..
    aku la9i sariawan neeh,dan mikir barusan aku n9omon9 apa ya?
    pasti ada y9 tersakiti neeh,makana diperin9ati d9 sariawan😦

    • September 19, 2009 6:45 am

      yep, namanya H. Danu. oalah….alumni UII Jogja toh? se-almamater atuh ya ama saya!:mrgreen:

      nah lho siapa yang tersakiti?
      *segera minta ampun wi3nd, ikhlas lillahi ta’ala!😀

  4. September 18, 2009 2:39 pm

    hem.. ga bisa berkata kata —

  5. September 26, 2009 4:09 am

    wew… i know…🙂

    cepat sembuhlah…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: