Skip to content

Negara Hukum

December 6, 2009

Apa yang ada dipikiran kalian ketika mendengar Negara hukum? Gak ada tempat bagi pelaku pelanggaran hukum atau menjadi tempat berkeliaran para pelanggar hukum akibat mendapat perlindungan para penegak hukum? Tempat tumbuh suburnya keadilan atau malah sebaliknya, tempat terpasungnya hak-hak mendapat keadilan di Negara yang katanya adalah Negara hukum?

Seorang Prita Mulyasari akibat sebuah surat elektronik yang berisi keluhan terhadapa pelayanan RS Internasional berakibat pada kasus yang sampai dengan sekarang masih terus belum berakhir. Setelah sempat menghirup udara bebas, sekarang masih terus bolak-balik ke pengadilan. Dua tuntutan sekaligus, kasus perdata dan pidana. Yang terkini adalah ibu Prita kalah dalam kasus perdata dan diharuskan membayar denda 204 juta. Tuntutan pidana kepada ibu Prita pun masih harus dihadapinya. Sama dengan kasusnya yang pertama, dukungan moril dan materil pun terus berdatangan. Koin Peduli Prita misalnya…

“Seharusnya ini jadi jeweran bagi aparat keadilan. Sampai-sampai masyarakat menyerahkan koin untuk mencari keadilan di negara hukum seperti ini,” kata Prita. (detik.com, Sabtu, 05/12/2009)

Kalau ini memang negara hukum, hati kecil ini masih berharap masih ada orang-orang jujur dan bersih yang siap memberikan keadilan buat siapa saja yang memang berhak mendapat keadilan hukum. Kalau ini memang negara hukum, keadilan dan perlakuan yang sama di depan hukum bukan hanya milik orang-orang berduit dan berkuasa, dan penghuni istana megah sekalipun. Tapi juga milik orang-orang di bawah kolong jembatan, orang-orang yang gak punya kesempatan memegang gepokan jutaan rupiah, dan orang-orang yang gak punya kekuasaan, orang biasa-biasa saja. Harapan di tengah-tengah hukum yang sudah bobrok, gak ada salahnya bukan.

Kalau memang sudah gak ada yang dipercaya, gerakan rakyat menjadi satu-satunya senjata pamungkas untuk melawan semua ketidakadilan di negeri yang katanya adalah Negara hukum. Gerakan massa ini sudah menjadi senjata ampuh untuk menurunkan rezim Soeharto. Gerakan ini sudah menjadi senjata terbaik untuk membuka kedok makelar kasus dalam kasus Bibit dan Chandra. Dan gerakan ini akan selalu hadir di tengah-tengah ketidakberesan dan ketidakadilan yang sudah akut. Jangan meremehkan suara rakyat dan gerakan -nya!

Selamat hari ahad.

– – – –

Ngomong-ngomong, program 100 hari kerja Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II udah keliatan belum ya hasilnya? Berasa makin ruwet aja…. :mrgreen:

12 Comments leave one →
  1. December 6, 2009 9:28 am

    pertamax neh..

  2. December 6, 2009 9:28 am

    selamat hari ahad juga boss

  3. December 6, 2009 9:30 am

    makin ruwet karena waktu perencanaan dan penerapan itu mungkin beda banget. lebih susah penerapan dari pada perencanaan

    • December 8, 2009 5:46 am

      ya…penerapan memang lebih susah. tapi semoga gak tambah ruwet aja.

  4. December 7, 2009 2:00 pm

    banget-banget prihatin dan sedih…

    *maaf baru bisa mampir kesini yah fan… beberapa hari ini amat lelah dan gak sempat blogwalking…

    • December 8, 2009 5:47 am

      * dimaafkan dila…😀

  5. mandor tempe permalink
    December 7, 2009 3:48 pm

    Harusnya negara ini adalah negara keadilan, semua proses yang sedang dijalankan harus berdasarkan keadilan.

    • December 8, 2009 5:48 am

      dan keadilan itu bukan milik orang berduit dan berkuasa saja ya mandor…

  6. December 8, 2009 2:51 am

    prihatin, negara hukum seharusnya menegakkan supremasi hukum pada konteksnya yang tepat

  7. December 8, 2009 2:55 am

    seharusnya negara hukum menegakkan hukum pada konteks dan pelaksanaan yang tepat

    • December 8, 2009 5:48 am

      apa negara hukum ini udah kaya gitu ya mamah aline? semoga..

  8. December 8, 2009 3:00 pm

    uda keliatan fan pro9ram kerjanya,keliatan makin nda beres maksudnya:mrgreen:

    aku belum ikutan nyumban9in koin neeh fan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: