Skip to content

Ikhlas

January 12, 2010

Sulit. Itu kata pertama waktu saya tuliskan judul ini, dan memang sulit.

Ketika cita-cita, mimpi, dan harapan gak terwujud, teori seharusnya adalah saya harus ikhlas buat menghadapinya sambil terus berjalan tegak. Ketika harta benda habis ditelan banjir, teori seharusnya adalah saya harus ikhlas, bahwa semuanya hanya titipan-Nya. Ketika lamaran pekerjaan di tolak, teori seharusnya adalah saya harus ikhlas buat nerimanya, sambil terus semangat mencari pekerjaan lainnya.

Ketika diminta bos untuk melakukan sesuatu pekerjaan, teori seharusnya adalah saya harus ikhlas, supaya pekerjaan yang saya lakukan selalu berkah. Ketika orang lain memandang sebelah mata pekerjaan yang diembannya, teori seharusnya saya harus ikhlas, dan terus percaya dan semangat bahwa pekerjaan ini halal dan akan menjadi pembeda suatu saat nanti. Ketika orang lain memandang sebelah mata kemampuan yang dimiliki, teori seharusnya adalah saya harus ikhlas sambil terus berkreasi yang akan dibuktikan dengan hasil yang terbaik.

Ketika orang lain memandang rendah status sosial yang disandangnya, teori seharusnya adalah saya harus ikhlas, dan terus percaya bahwa status ini adalah bukan pembeda dimata-Nya. Ketika orang lain mengejek dan mencela kekurangan fisik kita, teori seharusnya adalah saya harus ikhlas, dan tetap semangat bahwa ini gak akan menghalangi kita untuk berbuat lebih baik. Ketika sakit datang dan mengganggu aktifitas sehari-hari, teori seharusnya adalah saya harus ikhlas buat merasakannya, mungkin ini salah satu hal pengurang dosa.

Ketika rencana pernikahan gagal karena salah satu pasangan yang menghianti janji setia, teori seharusnya adalah saya harus ikhlas, jodoh di depan mata ternyata belum berpihak. Ketika sang pacar harus gak lagi bersama, teori seharusnya adalah saya harus ikhlas merelakannya pergi, sendiri ataupun dengan orang lain yang lebih baik. Ketika orang-orang yang disayangi dipanggil oleh-Nya, teori seharusnya adalah saya harus ikhlas, sabar, dan terus berdo’a, dari-Nya dan akan kembali kepada-Nya.

Teorinya adalah memang kadang dianggap remeh, biasa, dan yakin bisa. Tapi nyatanya jauh lebih sulit dari yang dipikirkan sebelumnya, setidaknya buat saya. “ku ingin berarti, ku ingin menjadi sesuatu yang tak hanya diacuhkan” begitu kata Momo, vokalis Captain Jack di lagu Sempurna-nya. Dan “seindah-indahnya rencana kita, jauh lebih indah rencana yang dibuat-Nya untuk kita” begitu tulisan yang ada di video postingan di blognya wi3nd.

Selamat hari selasa jelang rabu.

– – – –

Ya Rab….tunjukkan petunjuk-Mu untuk dapat ikhlas seikhlas-ikhlasnya. Ikhlas tulus demi ridho-Mu, dan rencana indah-Mu yang gak saya ketahui.

Ada yang udah pintar dan menguasai ilmu ikhlas? Tolong ajarin saya….

19 Comments leave one →
  1. January 13, 2010 9:45 am

    irfan..

    semuanya perlu proses,termasuk ikhlas itu sendiri..
    tapi percaya & yakini bahwa ALLAH itu maHA baik,DIA maha LEMBUT,ketika menjalani hidup&meyakini bahwa semua itu titipanNYA,maka ketika kehilan9anya,ato harus merelakan oran9 yan9 kita cintai per9i,insya ALLAH hati kita terkuatkan,berarti dia meman9 bukan yan9 terbaik untuk kita,DIA lebih tahu dari umatnya,san9 PEncipTA akan memberikan yan9 terbaik untuk cipTAAnnya..

    **kuatkan dalam dzikir & yakinkan dalam hati bahwa DIA selalu ada dekat d9 kita,kita tidak sendiri,ada ALLAH yan9 slalu dekat**

    seman9aadd yahh.

    • January 21, 2010 5:14 pm

      wi3nd….saya sempet mikir kalau DIA gak sayang saya, tapi ternyata saya salah besar. DIA memang bener-bener sayang saya! *ampuniYaRab…..

      saya yakin DIA dekat, dan saya berusaha makin dekatkan DIA dengan saya. dengan dzikir dan keyakinan hati…

      *makasihwi3nd….

  2. January 14, 2010 8:13 pm

    setuju dengan komentarnya wiend.. terkadang aku juga sering merasa sangat sukar untuk ikhlas. namun ukuran ikhlas ngganya kita bukanlah kita yang mengukur, hanya saja selalu berusaha untuk ikhlas

    • January 21, 2010 5:15 pm

      sama…setuju dengan komentarnya wi3nd!😀
      *berusahabuatterusikhlas…..

  3. January 14, 2010 8:46 pm

    LIKE THIS!!!!!

    • January 21, 2010 5:16 pm

      yeah…like this!!:mrgreen:

  4. January 15, 2010 9:05 am

    ilmu tertinggi menurut sebagian ahli ya ilmu ikhlas, selain ikhlas dalam menerima keadaan ikhlas juga dalam setiap menjalani kehidupan, semoga selalu mendapat rahmat dan hidayah dan dijauhkan sebagai orang yang merugi, amien…

    • January 21, 2010 5:17 pm

      semoga saya juga gak termasuk orang yang merugi….
      *amin

  5. January 16, 2010 10:28 pm

    **maen malemmalem**

    jan9an terlalu lama larutnya fan..

    seman9aaddd!

    • January 21, 2010 5:18 pm

      iya wi3nd…dipikir-pikir udah terlalu lama larutnya. udah terlalu lama gak bikin postingan baru. maaf gak sempat blogwalking beberapa hari ini wi3nd…

      *masihmenungguidebuatpostinganbaru!😀

      • harumhutan permalink
        January 27, 2010 10:03 am

        haloow irfan..😀

        ayoo seman9aad..seman9aadd !!

        *mampirla9i*

  6. January 17, 2010 12:06 pm

    yang pasti sih lebih mudah kalau kita menyuruh orang lain untuk ikhlas dibanding kalau kita sendiri harus ikhlas…

    • January 21, 2010 5:19 pm

      itu dia….kenapa saya minta diajarin ilmu ikhlas, saya belum benar-benar bisa.

  7. January 17, 2010 2:43 pm

    Ikhlas itu buat saya adalah suatu proses🙂

  8. mandor tempe permalink
    January 17, 2010 2:48 pm

    Ilmu tingkat tinggi nih. Ikhlas melakukan semata-mata hanya untuk mendapatkan ridho Allah. Selain itu dihilangkan.

  9. January 19, 2010 7:08 pm

    saya juga lagi belajar mas..
    betul kata @cerita eka..
    iklas adalah suatu proses..

  10. January 23, 2010 9:28 am

    ikhlass y mas…???!!
    entah kenapa..buat suatu hal saia merasa blum sepenuhnya ikhlas…padahal pinginx m’ikhlaskan….😦

  11. Kolun permalink
    August 29, 2010 10:14 am

    ada yg terlewatkan dikit, kenapa setiap bicara ikhlas tampak sulit! jadi sulitlah ikhlas itu. ketika pikiran kita mudah yah begitu saja. biasa aja, rosul aja nangis pas anaknya meninggal. bukan berarti tidak ikhlas. dan ingat ikhlas bukanlah tujuan cuma alat yg benar utk menghantar ruh (jiwa sejati manusia) kita agar sampai dgn cara yg mudah dan ringan. jadi ikhlas adalah cara yg paling mudah dan ringan utk sampai, di samping cara-cara lain yg diajarkan syariat. mudah-mudahan Allah memberi petunjuk .

  12. Herry S'o permalink
    September 18, 2010 10:28 am

    UKURAN IKHLAS.
    Ukuran ikhlas yang benar-benar IKHLAS; layaknya kita melakukan hajat besar..bak membuang kotoran dari tubuh kita..
    kita telah kehilangan sesuatu, membuang sesuatu, yang membuat perasaan menjadi lega, tanpa menoleh tanpa melihat dari apa yang telah kita buang, ploongg! tanpa merasa merugi dan SEGERA kita melupakan apa2 yang kita telah kita tinggalkan itu…dan kita SIAP MELAKUKAN AKTIVITAS TANPA BEBAN…
    Ikhlaskan sesuatu seperti itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: