Skip to content

Keluhan

March 16, 2010

Hidup memang kadang gak berpihak bagi sebagian orang, dan akibatnya keluhan menjadi sesuatu yang wajar dikeluarkan. Mungkin dalam sehari, lebih dari sekian banyak keluhan yang keluar. Mengeluh karena macet dan mobil dibelakang terus-terusan membunyikan klakson, mengeluh karena jalanan rusak dan becek, mengeluh karena uang jajan dipotong, mengeluh karena tugas-tugas dikantor makin numpuk sementara gak ada upah tambahan, mengeluh karena disalip motor yang ugal-ugalan, atau mengeluh karena orang yang duduk disamping kita merokok dengan asap yang menggangu.

Mengeluh, begitulah. Begitu ketemu dengan sesuatu hal yang gak disukai, begitu ketemu dengan sesuatu hal yang gak diinginkan, dan saya atau kamu mungkin hampir dipastikan akan mengeluh. Wajar kah?

Jadi ingat lagi tayangan ceramah subuh, ustadz bilang “yang namanya marah itu ya gak gak boleh. Kalau lagi jengkel atau kesel ya jangan marah. Karena apapun yang terima tapi gak diharapkan ya jangan dibales dengan marah. Banyak hal lain yang lebih baik yang bisa dilakukan buat mengendalikan jengkel dan kesel ketimbang harus marah-marah.”

Mungkin ini sama kasusnya dengan mengeluh. Apa sih yang didapatkan setelah mengeluh? Apa sih yang didapatkan setelah memberikan makian akibat mengeluh? Hampir dipastikan gak ada. Jadi mengeluh juga gak boleh. Toh kita gak dapet apa-apa setelah mengeluh, gak dapet apa-apa setelah melontarkan makian. Daripada mengeluhkan orang lain, ngomongin orang lain dibelakang, atau maki-maki orang gak jelas, yang perlu dilakukan memang seharusnya dari diri sendiri dulu, berbuat sesuatu, sesuatu yang baik dan bahkan terbaik.

Hidup memang kadang rumit, jalanan kota-kota besar memang selalu macet dan bikin stres, rezeki buat dapur tetep ngebul kadang berkurang, kadang juga orang lain berbuat yang gak diharapkan kepada kita, lupa kadang menjadi hal yang bikin dikeluhkan. Semuanya hanya warna-warni hidup supaya hidup menjadi lebih harmoni. Keluhan mungkin wajar terucap, tapi gak wajar kalo selama tujuh hari selalu mengeluh dan mengeluh. Energi terbuang percuma.

“Hai orang-orang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”
– Al-Baqarah [2] : 153 –

Saya yakin kata “sabar” bukan sembarang kata biasa. Gak mungkin tertulis begitu banyak di Al-Quran tanpa maksud dan manfaat yang besar. Dan saya yakin DIA gak akan pernah ingkar janji atas firman-Nya yang tertulis di dalam kitab suci.

“……Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”
– An-Nahl [16] : 96 –

Selamat hari selasa. Saya pun ingin berhenti, berhenti mengeluh….

– – – –

Kalau boleh tanya, udah berapa kali “ngeluh” hari ini??😀

8 Comments leave one →
  1. March 17, 2010 11:50 am

    pandai mengeluh bukanlah manusia tangguh
    pandai bersabar barulah manusia yang besar🙂

    • March 22, 2010 2:03 pm

      semoga saya menjadi manusia yang besar ya kang….

  2. March 18, 2010 11:29 am

    mengeluh karena lupa akan takdir dan kuasa Allah. karena berharap apa yang di kerjakannya merupakan hasil upayanya sepenuhnya. padahal campur tangan Allah dalama kehidupan adalah mutlak adanya. Semoga saja terhindar dari rasa mengeluh karena semua ada hikmahnya.

    • March 22, 2010 2:05 pm

      betul, semua ada hikmahnya. mungkin saja datang di saat yang kita gak sadar dan gak kita duga…

  3. March 20, 2010 4:10 pm

    ada kalimat yan9 lan9sun9 membeuatku berhenti men9eluh fan :

    “berfikirlah sebelum men9eluh!”

    dan itu cukup ampuh membuatku untuk tidak men9eluh🙂

    have nice week end fan🙂

    • March 22, 2010 2:07 pm

      kadang mengeluh itu emang gak usah mikir, maen keluar aja. susah. wi3nd hebat, ajarin saya buat berfikir dulu sebelum mengeluh wi3nd!😀

      *sekarangudahseninlagi….😀

  4. March 22, 2010 10:27 am

    gw mengeluh krna gw d hadapkan oleh 2 cinta😦

    • March 22, 2010 2:08 pm

      dua cinta?? wah…jangan ikut slogan KB. satu cinta udah cukup!:mrgreen:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: