Skip to content

You Are No Different

June 7, 2010

Ibu muda itu menangis gak percaya. Bayi berjenis kelamin laki-laki akhirnya lahir dan melihat dunia di sebuah rumah sakit di Jogja dengan perjuangan yang amat sangat, walaupun sang ayah gak menemani karena gak dapat ijin cuti dari tempatnya bekerja di kota yang berbeda. Wajahnya tampan, bentuk dagu yang indah, hidung yang mancung, lesung pipit dan senyuman yang manis menjadikannya mahluk sempurna. Sang ibu kembali menangis gak percaya melihat buah hati yang telah dilahirkannya.

Dua tahun lebih berjalan, sang ibu kembali menangis gak percaya. Anak tampannya gak seperti anak lainnya. Dia belum bisa bicara. Sang ibu kembali gak percaya karena anak keduanya pun tumbuh dengan kondisi yang sama seperti kakaknya. Sang ayah pun bertanya dalam hati “apa salahku ya Rabb…engkau memberikan cobaan ini pada anak-anak kami”. Mereka gak berburuk sangka, mereka hanya gak percaya. Tapi mereka percaya anak-anak mereka adalah anak-anak luar biasa sebagai karunia terindah yang harus disyukuri dan dijaga. Mereka percaya anak-anak mereka sama, sama dengan yang lain, atau bahkan akan melebihi teman-teman sebayanya yang jauh lebih normal yang gak punya keterbatasan.

Percayalah, kasih ibu sepanjang masa. Dan saya percaya itu, kasih yang gak akan terputus dan tergantikan. Apa yang dirasakan ibu muda itu mungkin sama dengan yang dirasakan ibu dari Rizvan Khan dalam film My Name is Khan, atau ibu dari Sung-ryong dalam film Miracle of Giving Fool (Ba:Bo), atau juga ibu dari Forrest Gump dalam film Forrest Gump. Mereka ibu-ibu yang luar biasa.

Mungkin juga apa yang dikatakan sang ibu muda itu buat anaknya supaya tetap semangat dan berbaik sangka pada-Nya, sama dengan yang dikatakan ibu dari Forrest Gump yang mencintainya luar biasa, walaupun Forrest Gump hanya mempunyai IQ yang jauh dari normal karena keterbatasan yang dimilikinya.

“Did you hear what I said, Forrest? You’re the same as everybody else. You are no different. Don’t ever let anybody tell you they’re better than you, Forrest. If god intended everybody to be the same, he’d have given us all braces on our legs”

Atau dalam film Miracle of Giving Fool, sang ibu yang meminta Sung-ryong untuk menjaga adiknya. Walaupun Sung-ryong menderita keterbelakangan mental dan dicap oleh orang-orang disekitarnya dengan sebutan “si bodoh”. Tapi sang ibu yakin kalau anaknya pasti bisa, Sung-ryong pasti punya kelebihan, dan Sung-ryong pasti bisa menjaga adiknya karena Sung-ryong punya cinta buat adiknya.

“A brother takes care of his little sister. When mommy…is gone, you have to take care of her, okay? You’re the only thing that mommy can leave to Jee-in. I wish I could do more, but I can’t. I don’t have anything left. You’re the last thing that I can give her”

Dua ibu dari dua film diatas ditambah satu ibu muda yang saya ceritakan gak jauh beda dengan ibu dari Rizvan Khan yang menderita autis dalam film My Name is Khan.

Sang ibu muda itu pasti punya cara untuk meyakinkan anaknya kalau dia sama, dia gak kurang, dan dia pasti punya kelebihan dibalik keterbatasannya. Sama dengan ibu dari Forrest Gump, ibu dari Sung-ryong, dan ibu dari Rizvan Khan yang mempunyai cara untuk meyakinkan anaknya dan membuat anaknya mengerti.

“No doctor could tell her why I was the way I was. But Ammi…she never felt the need to know why. I don’t know how, but she found a way to know me.”
– Rizvan Khan –

“Mama always had a way of explaining things so I could understand them.”
– Forrest Gump –

Ibu muda dan suaminya pasti punya keyakinan bahwa anak-anaknya adalah anak yang luar biasa. Yang pada saatnya nanti mereka akan membuktikan kalau mereka gak kurang, mereka adalah sama, dan mereka adalah anak-anak yang luar biasa. Sama dengan Forrest Gump yang akhirnya bisa bertemu dengan empat presiden berbeda Amerika Serikat karena kelebihan-kelebihannya. Sama dengan Sung-ryong yang mempunyai kelebihan membuat roti bakar yang diakui kelezatannya.

Atau sama dengan Rizvan Khan yang sangat pintar untuk mereparasi mesin atau barang elektronik lainnya, yang pada akhirnya menjadi inspirasi orang-orang kalau dia bukan teroris. Orang-orang boleh mengganggap mereka bodoh, terbelakang, kurang atau apapun. Tapi satu yang pasti, mereka punya cinta. “I’m not a smart man… but I know what love is” begitu kata Forrest Gump.

Selamat hari senin.

– – – –

Apa yang saya lihat dalam kehidupan nyata, apa yang saya lihat dalam film, dan sekarang saya tuliskan dalam sebuah postingan sederhana, ini semuanya membuat semakin tebal keyakinan saya kalau keterbatasan gak melulu selalu kurang, pada saatnya nanti dia akan membuktikan.

Buat mba, buat aa, dan buat ponakan-ponakan ku yang luar biasa. Run…fadli+fahri…runnn!!!

24 Comments leave one →
  1. June 7, 2010 6:48 am

    Segala cobaan yang datang pada kita kadang memang membuat kita merasa down. Tapi percayalah Allah SWT akan memberikan yang terbaik kepada kita semua. Hmm.. aku belum nonoton nih film My Name is Khan

    • June 9, 2010 7:34 am

      Allah Maha Baik..dan DIA gak akan pernah ingkar janji.
      *silahkan mas paksakan buat nonton!😀

  2. June 7, 2010 8:35 am

    yahh..aku suka list pilem-pilem itu…

    • June 9, 2010 7:35 am

      aku jugaa suka…!!😀

  3. June 7, 2010 10:25 am

    My Name Is Khan saya udah nonton. Dan emang keren banget pas ibunya menjelaskan tentang orang baik dan orang jahat melalui gambar seorang yang sedang memegan permen dan seorang lagi memegang pisau. Beuuuuuhhh…. Mantap bos!

    • June 9, 2010 7:36 am

      bener gan.

      coba nonton yang Forrest Gump ma Miracle of Giving Fool nya….siapa tau bilang lagi “Beuuuhhhh…..Mantap Bos!”:mrgreen:

  4. June 7, 2010 10:26 am

    Wah, inspiring sekali…
    Saya juga udah nonton Forrest Gump.
    Menggugah, meskipun bukan filem action, tapi tetap menarik dan sangat bermakna.

    • June 9, 2010 7:38 am

      Forrest Gump = pilem luar biasa, menginspirasi, dan quote dan percakapan-percakapannya terkenal. misalnya “Run…Forrest…..runnnn!!” atau “Promise is promise Lt.Dan!”

  5. June 7, 2010 10:30 am

    selamat siang mas ….
    seperti lagunya dmasiv ” jangan menyerah” teruslah berjuang demi masa depan,
    ” allah akan merubah suatu kaumnya jika kaum tersebut mau berubah” salam damai sobat

    • June 9, 2010 7:40 am

      yep…cuma perlu husnudzan, ikhlas, sabar dan percaya apa yang telah dikasih Allah gak akan pernah sia-sia.

      salam damai [juga] sob😀

  6. julianusginting permalink
    June 7, 2010 11:32 am

    aq suka yg my name is khan…lumayanlah filmnya tuh….

    • June 9, 2010 7:40 am

      kalo saya bukan lumayan mas, tapi emang bagus!😀

  7. June 7, 2010 8:52 pm

    forrest gum..dbalik keterbatasan ada sebuah kelebihan yg tersembunyi..
    sangat menginspirasi

    • June 9, 2010 7:42 am

      betul. sangat sangat menginspirasi…..

  8. June 8, 2010 11:26 am

    dear fadli dan fahri..

    Allah pasti memberikan yang terbaik utnukmu,pasti ada kelebihan dibalik kekukrangan itu,percayalah…

    DIA yang menciptakan,lebih TAHU apa yang terbaik untuk ciptaannya

    semangaad sayang..

    buat orangtuanya sikembar [kembar bukan fan? ] limpahan kasih sayang dan cinta untuk mereka akan memperkuat mreka..
    tabah,ikhlas dan sabarlah..🙂

    buat om irfan,sikembar pasti bangga sama omnya yang selalu kasih semangad dan cinta

    salam sayang,

    ateu wiend:mrgreen:

    • June 9, 2010 7:45 am

      gak kembar wi3nd….

      saya percaya dan yakin Allah Maha Baik, seperti yang wi3nd sering bilang. pasti ada kelebihan dan keajaiban buat mereka. dan ada kebaikan buat orang-orang disekitarnya yang menyayanginya. saya yakin wi3nd…

      kata fadli+fahri : makasih ya ateu….😀:mrgreen:

  9. June 8, 2010 11:50 am

    pasti ada cara untuk menjalani hidup ini agar bisa tetap berbakti padaNya

    • June 9, 2010 7:45 am

      yep. cuma perlu berbaik sangka, sabar, dan ikhlas saja…

  10. June 12, 2010 8:07 am

    salam buat ponaan mas irfan yakz..🙂
    itulah mengapa surga dibawah telapak kaki ibu mas..

  11. Daoz permalink
    June 12, 2010 2:11 pm

    bagaimana pun,, itulah anugrah yang diberikan Nya

    salam kenal Mas^^

  12. June 18, 2010 9:55 am

    run, nisa. runn! *ayo nisa juga diajak lari:mrgreen:

  13. June 23, 2010 2:00 am

    Kasih ibu yang mendidik dan membuat suatu kekurangan justru menjadi suatu kelebihan🙂
    *trenyuh
    msh inget peran ibu dlm pilem2 tersebut…

  14. July 6, 2010 10:14 pm

    Ternyata….. film favorit kita sama gan……..hasil karya yg bguss…..
    slm knl…..
    knjungi jg blog sy :
    areeve

    blog detik
    thanks….

  15. July 7, 2010 2:05 pm

    thanks brother..
    i’ll promise to keep,n give my best love to your lovely nephew.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: