Skip to content

Julie, Julia, dan Blog

July 12, 2010

Udah pernah nonton film Julie & Julia? Kalau udah nonton, mungkin gak aneh dengan kata blog yang saya tambahkan di dalam judul postingan ini, setidaknya buat saya sendiri. Walaupun inti dari filmnya bukan soal blog!😀

Selesai nonton filmnya, ada hal yang buat saya menarik, yaitu tentang blog. Banyak hal yang menjadi alasan kenapa seseorang mulai bikin blog dan ngeblog. Saya, kamu, atau Julie pun pasti punya alasan sendiri. Iseng pun bisa saja menjadi alasan kenapa seseorang bikin blog. Julie dalam film Julie & Julia punya alasan sendiri kenapa ia bikin blog dan mulai ngeblog, misalnya ia ingin menulis buku dan buku itu bisa diterbitkan. Blog pun jadi pilihannya, walaupun cukup hanya tekan enter tulisannya bisa “diterbitkan”. Dan ia punya tema besar yang akan dijadikan isi dari blognya, memasak. Sederhana bukan.

Ide tema besar untuk blog pun bisa kapan aja didapat, dimana saja dan dari mana saja. Julie misalnya, ia dapat tema besar itu karena ia hobi memasak, ia menggemari Julia Child sang penulis buku resep makanan Perancis yang laris manis di pasaran. Dari mana Julie akhirnya mendapat tema memasak untuk blognya? Dari obrolan santai dengan suami saat makan malam! Blog The Julie/Julia Project pun akhirnya terbuat, dengan bantuan suaminya.

Julie akhirnya bikin blog dengan tema besar itu. Dan ide brilian lainnya adalah, ia menantang 524 resep makanan dalam buku Julia Child dalam waktu 365 hari. Dalam jangka waktu itu, ia harus menyelesaikan semua resep masakan dalam buku Julia Child dengan jujur dan menyempurnakan jika sekiranya ada yang harus disempurnakan. Gak selalu menuruti apa yang Julia Child katakan di dalam bukunya. Dan selanjutnya direview dalam blognya setiap resep yang udah dicoba dan dilakukan.

Jujur dalam ngeblog. Itu point lain yang saya dapet setelah nonton film ini. Bagaimana Julie selalu jujur dalam setiap tulisan tentang resep yang udah ia lakukan. Kalau salah maka ia bilang salah,  kalau resepnya gagal, maka ia tulis di blognya kalau resep yang di coba gagal. Dan kalau resep dari Julia Child gak sesuai dengan keinginannya, maka ia pun tulis di blognya kalau Julia Child “berbohong”.

Julie tetap pada prinsipnya buat jujur dalam mereview apa yang udah dilakukan dalam blognya. Padahal sang suami sedikit merayu buat sedikit berbohong dalam tulisannya, toh…pembaca blog gak ada yang tau kalo resep yang Julie coba dan lakukan berhasil atau tidak. Permudah sajalah, begitu katanya.

Satu hal lagi, buat saya ada penyakit awal ketika seseorang mulai ngeblog. Apalagi kalau bukan penyakit tulisannya “ingin dikomentari”. Julie berhasil melawan penyakit ini, ia konsisten sampai pada akhirnya mendapat komentar yang terus bertambah. Ujungya adalah ia diwawancarai oleh media cetak ternama atas blognya yang mereview buku fenomenal dari Julia Child.

Dari sana, saya banyak belajar soal blog secara sederhana. Betapa ngeblog itu ada arti dibaliknya. Kejujuran, ngeblog dari hati, dan kekonsistenan. Saya yakin apa yang menjadi niat baik di awal waktu bikin blog pasti akan terbawa senang dalam prosesnya. Popularitas sebuah blog pun sepertinya menjadi prioritas yang kesekian dengan sendirinya.

Kalau ingin belajar menulis dan suatu saat bisa punya buku hasil tulisan sendiri, mungkin blog salah satu cara buat mewujudkan impian itu. Kalau ingin mengikat ilmu dari hasil kuliah sehari-hari, mungkin blog salah satu caranya. Kalau ingin menambah teman dunia maya lewat blogwalking, blog lah salah satu caranya. Atau pun kalau hanya iseng dan sekedar “melarikan” diri dari kepenatan sehari-hari, mungkin blog juga lah salah satu cara buat memuntahkan kepenatan, Siapa tau jadi ide segar dan menarik yang tertulis dalam sebuah postingan blog.

Selamat hari senin. Selamat masuk lagi di rutinitas kepenatan. Dan selamat tahun ajaran baru 2010/2011!!😀

– – – –

Pernah gak jujur selama ngeblog di blog kalian?:mrgreen:

6 Comments leave one →
  1. July 12, 2010 1:13 pm

    Salam kenal,

    Yaha… saya pernah posting tema yang sama di http://sikupu.wordpress.com/2010/02/16/67/. Tapi, postingan Irfan ini benar-benar khas, menarik! ^__^

  2. Fonega permalink
    July 13, 2010 9:09 am

    film apa itu? kok aku gatau ?😮

  3. harumhutan permalink
    July 24, 2010 10:56 am

    belum fan,sekarang maLah ndak pernah nonton😦

    hemm..iyah bener fan,kejujuran itu penting

    aku pernah boong,untuk bikin cerita fiktif tentunya😀

  4. July 30, 2010 9:57 am

    kayaknya pernah ga jujur, tapi lupa di postingan yang mana. hehehe😀

    yo’i blog kayaknya obat stress juga!😀

  5. February 22, 2011 1:03 pm

    saya pun terinspirasi atas film tersebut. saya punya banyak blog, dan memang kurang konsisten. blog saya yg baru yaitu suami kece adalah blog yg ingin saya buat secara konsisten. moga bisa berjalan selama setahun ini.

  6. raditya panji kiran permalink
    June 7, 2011 8:02 pm

    saya barusan nonton film julie & julia sangat bagus,,, saya ambil jurusan memasak dan saya salah dalam hdp ini apa itu namax memasak,,, saya baru tau makna memasak dan artix sesungguhx dan saya pingging membuat blog untuk membuka wawasan dan pinggin tau pengalman” menarik dalam dunia memasak thx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: