Skip to content

Penghujung Ramadhan

September 9, 2010

Seorang teman bilang “Ramadhan taun ini ko berasa cepet ya? Berasa gak berasa, sebulan cepet banget!” Temen yang lain bilang “iya…berasa gak berasa. Berasa beda kalo dibanding taun kemaren”. Temen yang lain menimpali “berarti ini tanda-tanda kiamat sebentar lagi!”

Saya pun jadi mikir, “iya…berasa cepet satu bulan ini!”. Apa yang udah diperbuat selama satu bulan ini? Khatam 30 juz Al-Quran? Mendapatkan malam lailatul qadar? Atau jangan-jangan cuma dapat lapar dan haus doang? Saya pun akhirnya cuma bisa berdo’a semoga amalan baik yang udah dilakukan selama Ramadhan diterima dan diridhoi-Nya.  Dan bisa dipanjangkan umur supaya dipertemukan lagi dengan Ramadhan taun depan, 1432 Hijriyah.

Kekhawatiran itu menjadi muncul, sedikit jadi ketakutan. Khawatir Ramadhan yang saya lakukan menjadi suatu rutinitas biasa tanpa makna tiap tahun. Memang betul itu jadi rutinitas ibadah wajib tiap tahun. Tapi ketakutan itu datang, saya gak mau Ramadhan menjadi sekedar rutinitas yang kehilangan makna. Dengan rutinitas yang berisi sahur, tidur, nonton tv, buka puasa, shalat tarawih, dan sahur lagi. Dengan ibadah dan amalan-amalan baik yang sangat sedikit! Ya Allah….merasa malu!

Dan akhirnya saya copas sedikit postingan saya tepat setaun yang kemaren.

Banyak yang bergembira menyambut Idul Fitri, tapi mungkin sedikit yang merenung sedih meninggalkan bulan Ramadhan yang istimewa. Banyak yang sibuk menyiapkan ini dan itu untuk persiapan hari lebaran, tapi mungkin sedikit yang sibuk mengevaluasi diri apa saja yang didapat selama satu bulan di bulan Ramadhan.

Niat dan tekad yang direncanakan di awal Ramadhan sekarang berakhir di penghunjung bulan. Samakah dengan aksinya, perbuatannya?

Ya Rab…jika memang niat dan tekad di awal Ramadhan ini tak sama dengan kenyataannya selama satu bulan ini, ampunilah ya Rab. Tak  sedikit perbuatan jelek yang diperbuat, ampunilah ya Rab. Tak banyak permintaan dan harapan di penghujung bulan Ramadhan ini selain ampunan dan ridho-Mu, kembali fitrah, dan panjangkanlah usia untuk bertemu dengan Ramadhan tahun depan. Maka kabulkanlah…

Tabbalallahu minna wa minkum Shiyamana wa shiyamakum. Taqabbal yaa kariim. Semoga Allah SWT berkenan menerima amalan baik dan ibadah shaum kita selama bulan Ramadhan. Dan semoga kita dipertemukan lagi di Ramadhan taun depan…

Selamat hari kamis. Selamat hari Idul Fitri 1431 Hijriyah.

Semoga kita benar-benar seperti bayi yang sesaat setelah terlahir ke dunia, seperti hidup kembali. Maaf lahir batin kalo ada salah dan khilaf ya…😀

4 Comments leave one →
  1. September 9, 2010 10:59 am

    iya fan,ramadhan kali ini terasa begitu cepat..

    Alhamdulilaah..ramadhan kali ini menjadi momentum terbaikku fanz..🙂
    trimakasi ya Allah,,

    dan semoga kita dipertemukan dengan ramadhan yang akan datang,amin amin Ya allah amiiinn…

    takoballahu Ya kariim

    met lebaran ya fan,maafin aku yaaa🙂

  2. اسوب سوبرييادي permalink
    September 9, 2010 5:01 pm

    belum lama terasa
    untaian-untaian dari batok kepala ini
    tertulis dibelantara dunia maya, melalui sarana yang bernama, blog
    tak butuh waktu lama, ‘tuk memikat para penikmat
    bahagianya hati ini, tiada terkira…
    .
    .
    aku pun sama
    kususuri untaian dari blogmu, sahabat!
    banyak terasa, hikmah yang dapat kupetik
    jika pun tiada, kadang tawa menjadi kesan atas untaian-untaianmu
    .
    .
    tak akan pernah ada kata sesal yang akan terucap
    aku senang sekali berjumpa dengamu…meski hanya, lewat kata-kata….
    tak pernah cukup keberanian untuk berkata jujur siapa aku sebenarnya…
    cukuplah kau tahu….
    bahwa dibalik pemegang de Go Blog
    ada seseorang yang memujamu…
    .
    tentunya, karena
    I am only a human

    Pasti pernah menorehkan komentar yang tiada berkenan,
    maka, dengan momentum menjelang hari raya iedul  fitri 1431 H kali ini
    aku haturkan permohonan maaf,
    sudikiranya dirimu mengulurkan maaf lahir dan batin😀

  3. September 10, 2010 12:09 am

    Dari Tabanan aku meminta dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya apabila ada kata serta tulisan yang kurang berkenan semua itu karena kekhilafan saya sebagai manusia yang masih jauh dari sempurna.
    Taqabbalallahu minna wa minkum wa ja’alanallahu minal ‘aidin wal faizin
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  4. October 5, 2010 8:18 pm

    kalo udah selesai emang berasa cepet sih,, tapi pas awal-awal puasa berasa lama banget.. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: