Skip to content

Pelajaran dari Sebuah “Tamparan”

December 14, 2010

Gak ada kejadian sedikit pun yang terjadi pada kehidupan manusia yang sama sekali gak mempunyai hikmah. Hikmah untuk difikirkan dan berbuah menjadi tindakan perubahan. Bukankah itu yang diinginkan-Nya atas hambanya yang beriman, “…bagi orang-orang yang berfikir”

Hari ini saya mendapat pelajaran dari sebuah buku yang lama gak disentuh. Seperti tamparan keras untuk pipi kanan dan kiri secara bergantian. Seperti pukulan telak sesak yang mengena ke ulu hati. Hati menangis, penyesalan selalu datang di belakang.

Ketika keinginan dan cita-cita yang menggebu, dibarengi ikhtiar dan do’a yang terus menerus. Sementara hasil yang diharapkan tidak kunjung dikabulkan-Nya. Setan mulai masuk ke tiap sel tubuh kita, melakukan jurus tipu daya dan mulai membisikkan diantara rasa keputusasaan manusia “ Apalah artinya bila jawaban dari do’a-do’a mu ditunda-Nya??”

Percayalah, belum terkabulnya do’a merupakan cobaan yang membutuhkan kesabaran. Tapi pernahkah kita berfikir kenapa Allah Yang Maha Berkendak menunda terkabulnya do’a kita?? Tamparan pertama mulai terasa di pipi kiri….

Dalam buku itu tertulis, “…bisa saja pengabulan do’a ditunda demi suatu maslahat, sementara jika do’a segera dikabulkan akan menimbulkan bahaya”

“…bisa saja do’a mu tertolak karena aib yang engkau simpan dalam dirimu. Mungkin saja dalam makananmu ada sesuatu yang syubhat atau hatimu lalai saat berdo’a.  Mungkin saja karena engkau tidak sungguh-sungguh bertaubat kepada Allah, karena tidak bersegera meninggalkan perbuatan dosa. Itulah siksaan yang engkau alami. Hendaknya engkau melihat wahai jiwaku, dimana letak kekuranganmu.”

Seperti tamparan di pipi kanan dan pukulan telak sesak di ulu hati melengkapi tamparan sebelumnya. Duduk merenung atas hak Allah yang belum tertunaikan sebagai kewajiban seorang hamba kepada Tuhannya, atas perubahan yang tak kunjung dilaksanakan, terbangun dari lamunan penyesalan. Ya Rab….ampuni hamba, ampuni hamba, ampuni hamba.

Memohon untuk selalu kuat dan selalu berada dalam jalur takwa kepada-Nya untuk berlindung dari kefakiran, kehinaan, dan kesombongan. Sehingga mendapat kebeningan jiwa dari episode cerita kehidupan, episode dari hari-hari yang terus berputar. Gak ada yang bisa mempengaruhi hidup seorang manusia selain Allah.

Selamat hari rabu. Hikmah untuk difikirkan dan berbuah menjadi tindakan perubahan. Semoga semangat itu selalu ada, meski bisikan keputusasaan terkadang berontak melawan.

– – – –

Ampuni hamba Yaa Rabb….. mengharap limpahan rahmat dan ridho-Mu.

Sumber : Shaidul Khatir (oleh : Imam Ibnu Al-Jauziy)

9 Comments leave one →
  1. December 14, 2010 5:21 pm

    Memang sulit untuk melakukan perubahan diri, tampaknya hal demikian bisa dilakukan dengan bertahap dan berkesinambungan. Sehingga perubahan yg dilakukan diharapkan menjadi “kebiasaan baru” yang lebih baik dari kebiasaan sebelumnya. Semoga. Salam persahabatn

  2. December 14, 2010 9:34 pm

    woy…. gelok…

  3. December 14, 2010 9:35 pm

    woyyyyyyyyyyyyyyyyyyyy gelok…

  4. December 15, 2010 8:50 am

    Betul sobat
    Allah-lah Yang Maha Kuasa atas segala yang terjadi pada diri kita
    Maka hanya memintalah kepadanya

  5. bakar permalink
    December 15, 2010 10:08 pm

    yg aneh tu kenapa pas aq baca artikel ini juga pas hari RABU tgl 15 des’2010..
    dan itu aneh bgt loch…hhheeee

  6. mandor tempe permalink
    December 16, 2010 4:49 pm

    Permohonan doa kepada Allah harus dipahami sebagai alat kita untuk bersilaturrahmi keharibaan Tuhan Semesta Alam, bahwa kita adalah makhluk yang tidak punya daya dan upaya akan seala sesuatu. Maka terkabulnya doa pun menjadi hak prerogatifnya Allah, kita hanya menjalankan perintah yaitu berdoa.

  7. December 19, 2010 6:21 am

    Setuju.. Gak ada yang bisa mempengaruhi hidup seorang manusia selain Allah.. jangan mengurus segala urusan kita sendiri selalu mohon perlindungan Allah..semoga mendapatkan yang terbaik amiin

  8. December 25, 2010 5:36 pm

    Bismillah… kita pun belajar mengeja sabar dan syukur.. atas segala ketentuan yang kita peroleh

  9. harumhutan permalink
    January 11, 2011 4:21 pm

    Allah Maha Tahu apa yang terbaik untuk kita fan,untuk umatnya tentunya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: