Skip to content

22 Desember

December 22, 2010

Hari ini. Maaf ibu, ternyata saya masih belum bisa memberikan kebanggaan, kebanggaan yang sesederhana sekalipun. Cuma kegagalan demi kegagalan yang baru bisa diberikan.

Hari ini. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan ridho-Nya untukmu, di usia yang udah lebih dari setengah abad, di rambut yang semakin memutih dominan, di keriput wajah yang makin jelas terlihat.

Dari seorang anak yang belum bisa memberikan kebanggaan. Dari seorang anak yang sering membuatmu jengkel dan menangis. Tanpa diminta, do’amu untuk anakmu pasti selalu terucap di setiap sujud lima waktumu, di setiap sujud sepertiga malam terakhir. Do’a yang akan memberikan kekuatan dan keyakinan bahwa suatu saat anakmu dapat memberikan kebanggaan, kebanggaan yang sederhana.

Dari seorang anak ini untukmu ibu, do’a dan sayang sepanjang masa untukmu….


Selamat hari kamis. Selamat dua-dua desember. Selamat hari ibu…

– – – –

Wanita terkuat yang pernah saya kenal. Wanita tangguh yang dulu sampai dengan sekarang yang saya tau. Wanita hebat itu adalah ibu.

7 Comments leave one →
  1. December 25, 2010 5:30 pm

    pingin nangis… :’)

    sudah berapa lama ya tidak jumpa beliau.. InsyaAllah pekan depan mau pulang kampung deh😀

  2. December 26, 2010 10:29 pm

    Selalu banyak cinta buat Ibu
    Lebih banyak lagi cinta Ibu untuk kita🙂

  3. December 27, 2010 4:04 pm

    sungguh mengesankan foto itu mas..bro

  4. December 29, 2010 4:53 pm

    Subhanallah.. fotonya mengharukan selamat hari Ibu..

  5. harumhutan permalink
    January 11, 2011 4:19 pm

    salam untuk ibu fan..
    melati untuk ibu😉

  6. fishyAngle permalink
    January 12, 2011 12:41 am

    subhanallah…
    pengen nangis…:(

    sama persis dgn isi hati saya….

  7. February 4, 2011 10:30 am

    ibu” baik baik lah engkau disana ,,anakmu selalu berdoa untukmu ,engkaulah wanita terhebat sepanjang hidupku,diusia ku yg ke 25 TAHUN,MGKIN KAU MELIHAT di akhirat sana,andai saja engkau masih hidup aku kan selalu menjaga mu danmerawatmu ibu,,betapa sedih hati ini setelah kau tinggalkan aku anakmu ini,tapi pesan serta kasih sayang yg engkau berikan akan kukenang slalu di akhir hayatku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: