Skip to content

Ibu, Ibu, dan Ibu

December 22, 2009

Bila ku ingat masa kecilku, ku slalu menyusahkanmu. Bila ku ingat masa kanakku, ku slalu mengecewakanmu. Bila ku ingat masa kecilku, ku slalu menyusahkanmu. Bila ku ingat masa kanakku, ku slalu mengecewakanmu. Banyak sekali pengorbananmu yang kau berikan padaku. Tanpa letih dan tanpa pamrih. Kau berikan semua itu. Engkaulah yang ku kasihi. Engkaulah yang ku rindu. Ku harap slalu do’amu. Dari dirimu ya…ibu. Tanpa do’amu takkan ku raih. Tanpa do’amu takkan ku capai. Segala cita yang ku inginkan. Dari diriku ya…ibu. Engkaulah yang ku kasihi. Engkaulah yang ku rindu. Ku harap slalu do’amu. Dari dirimu ya…ibu…
Lagu : Ibu – Hawari

Lirik lagu di atas diambil dari album nasyid Hawari. Lagu yang selalu saya putar di tape sederhana waktu masih SMA dulu. Lagu yang saya putar kalau rasa kangen datang di waktu malam masa SMA, di kamar kost berukuran tiga kali tiga. Lagu yang selalu saya putar di waktu rasa semangat mulai pudar. Lagu yang kadang saya putar di subuh hari sambil mengingat dan menyiapkan segala hal buat mulai belajar di pagi harinya. Lagu yang selalu bikin saya meneteskan air mata, mengingat satu kata dan satu sosok spesial, IBU. Lagu yang selalu saya bikin saya gemetar dan merasa belum berbuat apa-apa buat ibu.

Sekarang garis-garis keriput sudah jelas terlihat di wajahnya. Rambutnya sudah memutih di usianya yang 56 tahun. Rasa cape sudah sering datang. Tapi anaknya yang satu ini masih sering membuat kesal, bahkan mungkin membuat menangis. Tapi anaknya yang satu ini sering membuat suaranya menjadi lebih tinggi karena marah.

Ya…Rab, berikanlah beliau kesehatan. Berikanlah beliau ridho dan rahmat-Mu. Ampuni dosa-dosanya. Sayangi beliau sebagaimana beliau menyayangi saya. Dan ampuni hamba-Mu ini yang belum berbuat apa-apa buat beliau.

Saya yakin tanpa diminta, ibu akan memberikan do’anya untuk kesuksesan anaknya yang satu ini, anak yang sering bikin kesal dan marah. Dan pertanyaan ini selalu melintas di pikiran saya dari kecil sampai dengan sekarang, “Apakah irfan sudah membuat ibu bangga?”

Selamat hari selasa. Selamat hari ibu.

– – – –

Ibu, rasa sayang selalu ada dan gak akan pernah mati walaupun kadang gak terucap langsung. Ibu, ibu, dan ibu. Love u mom.

20 Comments leave one →
  1. mandor tempe permalink
    December 22, 2009 11:04 am

    Sebuah refleksi yang menyentuh mas, pertanyaan itu …
    Apakah (ganti nama masing-masing) sudah membuat ibu bangga? Merupakan sebuah pengharapan agar para ibu behagia atas keberadaan kita.

    • December 24, 2009 6:23 am

      “apakah mandor sudah membuat ibu bangga?”:mrgreen:

  2. December 22, 2009 11:15 am

    selamat hari ibu…
    the 9reats women in the world..

    i love you mom..

    my best re9rads for ur mom fan..🙂

    • December 24, 2009 6:23 am

      makasih wi3nd…
      selamat hari ibu…perempuan terhebat di dunia.

  3. December 22, 2009 11:29 pm

    part yang ini:

    Sekarang garis-garis keriput sudah jelas terlihat di wajahnya. Rambutnya sudah memutih di usianya yang 56 tahun. Rasa cape sudah sering datang. Tapi anaknya yang satu ini masih sering membuat kesal, bahkan mungkin membuat menangis. Tapi anaknya yang satu ini sering membuat suaranya menjadi lebih tinggi karena marah.


    menyentuh hati saya… betapa kadang kita tak tak sadar, usia beliau semakin senja dan belum banyak yg kita perbuat untuk berbakti kepada mereka…

    • December 24, 2009 6:24 am

      makasih mba ek…
      *semogatiapharikitasemakinberbakti….

  4. December 23, 2009 7:33 am

    kau anak yg berbakti

    • December 24, 2009 6:25 am

      semoga kang…

  5. December 23, 2009 10:28 pm

    selamat malam ..hehehe
    ronda malam nich
    great posting…
    saya jadi rindu mama di NTT

    • December 24, 2009 6:27 am

      libur natal dan tahun baru pulang….ngobatin rindu!😀

  6. December 23, 2009 11:27 pm

    emaakkk…jangan balik jakarta dulu..chie masih kangenn…
    *curhat mode:on*

    • December 24, 2009 6:27 am

      buju dan rayu terus chie….🙂

  7. December 24, 2009 12:20 am

    Ibuku pun..kini terlihat tua dan letih.. Dan lagi2..aku belum bisa berikan apa pun yg layak utk beliaunya…
    Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan rahmat dan kasih sayangNya, kepada seluruh para Ibu..
    Seorang Ibu…adalah makhluk paling mulia yg pernah Tuhan karuniakan kepada kita…

  8. December 24, 2009 6:29 am

    do’a yang sama seperti mu har dari saya buat ibu saya, ibu mu, dan seluruh para ibu…

  9. December 24, 2009 9:59 am

    aduh jadi sedih neeh, ibuku lagi ga ada pulkam

    • December 25, 2009 7:03 am

      butuh sapu tangan gak nih?:mrgreen:

  10. December 24, 2009 10:53 am

    salam hangat untuk sang perempuan yang luar biasa yang mas panggil ibu, yaa..😉

    • December 25, 2009 7:04 am

      ya…beliau memang perempuan luar biasa buat saya…

  11. December 25, 2009 11:35 am

    Ibu aku kagen…hiks hiks

    Lou u mom

    Slam kenal maz irfan,kunjungan perdana ni maz hehe…

  12. December 25, 2009 9:07 pm

    I Love Mother

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: